yupz, inilah sesi ketiga dari pembahasan majas. kali ini aku nulis tentang majas perbandingan. daari namanya aja udah ketauan bahwa pasti ada beberapa hal yang dibandingakan dalam penggunaan majas ini. nah, kita mulai saja pembagian dari majas perbandingan ini.
1. PERSONIFIKASI
personifikasi berasal dari kata person yang artinya orang. jadi personifikasi merupakan majas yang menggambarkan benda mati seperti orang atau makluk hidup.
contoh: angin berbisik kepada bulan.
2. ASOSIASI
asosiasi adalah majas yang membandingkan suatu hal/benda dengan sesuatu yang memiliki persamaan agar untuk memperjelas keadaan dari benda tersebut. (ribet)
contoh: wajahnya merah merona seperti buah tomat.
3. METONIMIA
metonimia adalah majas yang menyebutkan sesuatu dengan menggunakan nama merk yang lazim.
contoh: ayah membeli dua kaleng top1.
4. METAFORA
metafora adalah majas yang membandingkan sesuatu yang memiliki persamaan sifat secara langsung.
contoh: pemuda adalah tulang punggung bangsa.
5. EUFIMISME
eufimisme adalah majas yang digunakan untuk menyopankan atau melembutkan arti.
contoh: tampaknya ia telah hilang akal.
6. LITOTES
litotes adalah majas yang digunakan untuk merendahkan diri.
contoh: ku hanya makluk yang tidak bermateri, dipandang sebelah mata, tak punya reputasi. (oops, mesti bayar royalty g neh)
7. SINEKDOKE
nah, untuk majas sinekdoke terbagi lagi jadi dua, yakni:
a. TOTEM PRO PARTE
majas ini digunakan untuk menyebutkan keseluruhan hal/benda untuk sebagian.
contoh: madrid menang atas lyon kemarin.
b. PARS PRO TOTO
majas ne kebalikan dari totem pro parte. majas ini menyebutkan sebagian hal/benda untuk kesseluruhannya.
contoh: sudah seminggu batang hidungnya tidak nampak.
8. SIMBOLIK
dari namanya aja udah ketahuan, simbolik berarti menggunakan simbol yang mampu menggambarkan hal/benda yang dimaksud.
contoh: ayahnya adalah lintah darat.
9. ALUSIO
walaupun mirip judul lagu batak, bukan berarti majas ini menggunakan bahasa batak. majas ini adalah majas yang menggunakan pepatah yang sudah lazim.
contoh: sekarang hidupnya bagai kerakap tumbuh di batu, mati segan hidup tak mau.
10. ANTONOMASIA
majas ini adalah majas yang menggunakan ciri fisik atau julukan untuk mengganti nama orang.
contoh: si manis baru aja lewat.
udah, segitu aja tentang majas perbandingan. next time aku lanjut ke majas penegasan. sekarang mari kita ngemil...
Entri Populer
-
after a long search, by searching across all sites in all languages, I finally found it!!! (lebay) tapi emang benar seh, pertama aku deng...
-
KOPI SUSU KARYA : INDRA T. SINOPSIS Drama ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang terdiri dari seorang suami dengan dua orang ...
-
PENDAHULUAN Nugroho Notosusanto adalah seorang pengarang sekaligus pejuang pada masa pendudukan Jepang. Rangkaian tugas kerjanya berkaita...
-
Kompetensi Dasar : Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar. Materi Pembelajaran : 1. komentar para pembicara...
-
1. PENGERTIAN STILISTIKA CERITA PENDEK Stilistika cerita pendek adalah penelaahan cara penggunaan bahasa oleh pengarang untuk menimbulkan e...
-
bukanny mau numpang promosi melalui nama besar youtube, tapi memang aku ngerasa tempat ini betul-betul memberi banyak bantuan dalam hidup. m...
-
setelah terbius ama lagu lawas dari film lawas yang berjudul Dil Se, maka muncul tanda tanya dalam otakku. kira-kira arti dari lagu itu apa ...
-
postingan kali ini (sebenarnya karena males nulis yang berat-berat tapi tetep pengen eksis) berisi hal yang amat sangat sederhana. bahkan bi...
-
KATA PENGANTAR Kamus Batak Toba, Batak Karo dan Indonesia adalah kamus yang disusun dengan harapan mampu membantu para peminat yang ingin ...
-
Sorry Sorry Sorry Sorry Naega naega naega meonjeo Nege nege nege ppajyeo Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby Shawty Shawty Shawty Shawty Nuni ...
Tampilkan postingan dengan label majas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label majas. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
MAJAS PART 2: PERTENTANGAN
setelah menulis majas sindiran sebelumnya, sekarang aku lanjutkan ke majas berikutnya yaitu majas pertentangan. sesuai dengan namanya, majas ini sudah pasti mempertentangkan beberapa hal. seingat saya, majas pertentangan dibagi menjadi lima jenis.
1. PARADOKS
paradoks adalah majas yang mempertentangkan dua hal yang memiliki dua objek yang berbeda.
contoh: dia merasa kesepian di tengah keramaian kota.
2. ANTITESIS
antitesia adalah majas yang menggunakan kata berantonim dalam sebuah kalimat.
contoh: miskin kaya, tua muda, semua diundang ke pestaku.
3. KONTRADIKSI
kontradiksi atau nama lengkapnya kontradiksio interminis adalah majas yang membantah pernyataan yang disebutkan di awal.
contoh: ruangan itu begitu hening, hanya suara jam dinding yang terus berdetak.
4. PARONOMASIA
paronomasia adalah majas yang menggunakan kata dengan pelafalan sama namun berbeda makna.
contoh: dia akan membeli boneka beruang dan diletakkan dikamarnya yang beruang besar jika saja dia beruang.
5. OKSIMORON
oksimoron adalah majas yang menggunakan frase yang berlawanan dalam satu kalimat.
contoh: bungee jumping sangat menarik meskipun sangat berisiko.
itulah sedikit definisi dari majas pertentangan yang bisa aku paparkan. terima kasih.
1. PARADOKS
paradoks adalah majas yang mempertentangkan dua hal yang memiliki dua objek yang berbeda.
contoh: dia merasa kesepian di tengah keramaian kota.
2. ANTITESIS
antitesia adalah majas yang menggunakan kata berantonim dalam sebuah kalimat.
contoh: miskin kaya, tua muda, semua diundang ke pestaku.
3. KONTRADIKSI
kontradiksi atau nama lengkapnya kontradiksio interminis adalah majas yang membantah pernyataan yang disebutkan di awal.
contoh: ruangan itu begitu hening, hanya suara jam dinding yang terus berdetak.
4. PARONOMASIA
paronomasia adalah majas yang menggunakan kata dengan pelafalan sama namun berbeda makna.
contoh: dia akan membeli boneka beruang dan diletakkan dikamarnya yang beruang besar jika saja dia beruang.
5. OKSIMORON
oksimoron adalah majas yang menggunakan frase yang berlawanan dalam satu kalimat.
contoh: bungee jumping sangat menarik meskipun sangat berisiko.
itulah sedikit definisi dari majas pertentangan yang bisa aku paparkan. terima kasih.
Label:
antitesis,
gaya bahasa,
kontradiksi,
majas,
oksimoron,
paradoks,
paronomasia,
pertentangan
MAJAS
kemaren pas lagi piket di pusat, seorang gadis muda yang baru saja mengikuti Ujian Nasional di sekolahnya pagi tadi bertanya padaku melalui seorang rekan. (tarik nafas dlu...)
"apa itu metafora??"
"metafora?? kalo dilihat dalam kamus seh ada banyak arti dari metafora." tapi kemudian dia meralat kembali pertanyaannya.
"majas metafora."
"owh, itu majas perbandingan secara langsung."
"kalo litotes?"
"itu majas merendahkan, lebih tepatnya menghaluskan... (ngasal aja jawabnya)"
karena alasan ini aku jadi pengen nulis tentang majas. majas atau bisa juga disebut gaya bahasa adalah suatu cara berbahasa dengan menggunakan bahasa kias dengan maksud menambah nilai estetik dari tuturannya. secara garis besar, hanya ada empat majas dalam bahasa indonesia(setahu aku). yaitu, majas perbandingan, pertentangan, penegasan, dan sindiran. kemudian keempat jenis ini berkembang membentuk bagian masing-masing sehingga muncullah lebih dari 30 jenis majas lagi. kalo gak salah seh 32.
karena begitu banyak, dan aku juga males ngetik dalam sekali postingan, maka disini aku hanya akan membahas majas yang paling gampang menurutku yakni majas sindiran. mengapa kusebut gampang? karena majas ini hanya terdiri dari tiga jenis majas, jadi lebih gampang diingat.
1.IRONI
ironi adalah majas yang bertujuan untuk menyindir secara halus. biasanya dipakai kata yang berlawanan dengan maksudnya.
contoh: cepat sekali kamu datang, kami sudah mau pulang.
2. SINISME
sinisme adalah majas yang menyindir secara tajam.
contoh: muak aku mendengar ocehanmu, Riaz.
3. SARKASME
sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar. biasanya berisi hinaan atau cacian yang melibatkan para penghuni kebun binatang.
contoh: kayak anjing kau kulihat!
demikianlah jenis-jenis dari majas sindiran. untuk majas lainnya disambung di bagian lain. terima kasih.
"apa itu metafora??"
"metafora?? kalo dilihat dalam kamus seh ada banyak arti dari metafora." tapi kemudian dia meralat kembali pertanyaannya.
"majas metafora."
"owh, itu majas perbandingan secara langsung."
"kalo litotes?"
"itu majas merendahkan, lebih tepatnya menghaluskan... (ngasal aja jawabnya)"
karena alasan ini aku jadi pengen nulis tentang majas. majas atau bisa juga disebut gaya bahasa adalah suatu cara berbahasa dengan menggunakan bahasa kias dengan maksud menambah nilai estetik dari tuturannya. secara garis besar, hanya ada empat majas dalam bahasa indonesia(setahu aku). yaitu, majas perbandingan, pertentangan, penegasan, dan sindiran. kemudian keempat jenis ini berkembang membentuk bagian masing-masing sehingga muncullah lebih dari 30 jenis majas lagi. kalo gak salah seh 32.
karena begitu banyak, dan aku juga males ngetik dalam sekali postingan, maka disini aku hanya akan membahas majas yang paling gampang menurutku yakni majas sindiran. mengapa kusebut gampang? karena majas ini hanya terdiri dari tiga jenis majas, jadi lebih gampang diingat.
1.IRONI
ironi adalah majas yang bertujuan untuk menyindir secara halus. biasanya dipakai kata yang berlawanan dengan maksudnya.
contoh: cepat sekali kamu datang, kami sudah mau pulang.
2. SINISME
sinisme adalah majas yang menyindir secara tajam.
contoh: muak aku mendengar ocehanmu, Riaz.
3. SARKASME
sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar. biasanya berisi hinaan atau cacian yang melibatkan para penghuni kebun binatang.
contoh: kayak anjing kau kulihat!
demikianlah jenis-jenis dari majas sindiran. untuk majas lainnya disambung di bagian lain. terima kasih.
Langganan:
Postingan (Atom)